Pengen Tahu ciri-ciri orang berbohong ?
Kamu-kamu yang sering interview pekerjaan berhadapan secara langsung kepada interviewer mungkin gak semua yang ditanyakan selalu dijawab dengan jujur, tapi kamu salah satu orang yang ketahuan sama HRD, kok bisa?
bagaimana caranya. Atau seorang polisi menangkap penjahat cere (kecil) kambuhan telah mencuri handphone atau barang berharga lainnya yang disembunyikan di suatu tempat, lalu polisi itu tahu dari mana penjahat itu berbohong? kok bisa tau?
Cici orang sedang berbohong ternyata bisa kita ketahui dengan mudah, caranya adalah :
1. Gunakan pertanyaan 5W 1H, what, when, who, where, why and how usahakan untuk memulai dengan 2 pertanyaan, apakah? (maka dia akan menjawab atau tidak) lalu tanyakan tentang kronologis menngingat kejadian di masa lampau yang dia alami dan memberikan jawaban panjang.
2. Ketika dia sedang menjawab tatap mata orang tersebut lurus, jika setiap jawaban pertanyaan dengan berfikir menggoyangkan mata ke arah kanan, berarti orang tersebut sedang mengarang atau berbohong tidak sesuai kerjadian yang sebenarnya dimasa lampau. seperti yang pernah saya baca buku psikologi, kalau berfikir agak lama lebih dari 3 detik dan arah mata keatas, kemungkinan dia lupa atau memang o’on dalam berfikir
3. Gunakan mata lebih dalam, kalau keadaan pupil membesar kemungkinan saat menjawab orang tersebut panik dan menjawab dengan gerakan tambahan (gunakan pendeteksi detak jantung baru bisa kalee ya? yang di gunakan CIA Untuk seleksi masuk menjadi Agen) kalo metode no.2 ini biasa di pake orang kulit putih yang matanya biru atau hijau, gampangkan liat pupilnya, nah kalo orang indonesia agak susah liat pupilnya
4. Tanyakan dengan nada menuduh 5W 1H dengan alasan yang cukup tepat (bila sudah mendapatkan bukti) Jika Jantungnya berdetak lebih kencang jelas dia adalah pembohong
April 8, 2009 pada 3:19 pm
Simak terus update diskusi mantan HT dan aktifis HT di :
http://mantanht.wordpress.com
Barokallohufikum
Mei 1, 2009 pada 6:55 am
Kalo sbatas mnguatkan pada kecurigaan, memang bisa. Tp untuk mnggiring pada “pengakuan”, agaknya gk cukup dg 5W+1H.
Proses penyidikan oleh polisi, masih memakai cara2 kekerasan. Tnp itu, gak ada yg mau “jujur”.
Di alam kubur aja, konon, para malaikat hrs bersenjata “gebuk”. Ckakakak …
Catatan: MaƤf Kid, tulisan saya, “Kadung Kebanjur, 1″ harus saya cabut. Rasanya, tidak pas jika menulis scr bersambung di blog.
Dngan demikian Anda boleh mengulangnya dari tulisan saya yang lain. Terimakasih
Mei 2, 2009 pada 8:09 am
Salam kenal
Waaah kalau gitu emang benar menyesatkan. Mangkanya kok saat saya cerita atau menjawab pertanyaan kok gak ada yang percaya…
Padahal saya berkata jujur, setiap saya bercerita memang agak berfikir dan berbelit-belit namun itu semua karena saya takut memberikan keterangan yang salah dan ada kejadian yang lupa. Makanya kok saya setiap interview kok gak pernah lolos, padahal tes yang lain hasilnya cukup baik. Langkah saya selalu terhenti saat tes interview. Mungkin karena saya seorang yang pemalu jadi saat di tanya sambil di pandangi pasti saya selalu mengalihkan pandangan dan bergerak tapi karena malu…
gimana donk caranya mengatasi hal tersebut agar saya dapat meyakinkan mereka bahwa saya memang jujur.
terima kasih dan wassalam
Juni 17, 2009 pada 7:30 am
keringatan plus jantung dag dig dug hahahaha
Juni 17, 2009 pada 11:37 am
pertanyaan 5W 1H, what, when, who, where, why and how … dst..dst..
kek nya susah yaa.. klo kita2 yg njalanin..

tp gak tau deh klo ahlinya… wkwkwk..
Coba deh ntar klo doi agak aneh kelakuannya.. di coba deeh…!
Trims yaa…
Juni 17, 2009 pada 12:24 pm
yaaa, ok dachhh
kunjungi saya ya…. ditunggu,
Juni 18, 2009 pada 6:34 am
hehehe.. susah yaaa.. kalau nemu tukang bohong pigimana tuh.. dah kebiasaan berbohong.. dah santaaaaaai..
Salam Sayang
Juni 25, 2009 pada 3:12 pm
kembali kepada hati, kalaupun berbohong demi kebaikan bagaimana?
kan gak ada salahnya tho
Juni 27, 2009 pada 9:59 pm
dag..dugg..dag..dugg..nice
-salam- ^_^
Juli 9, 2009 pada 12:07 am
liat matanya dalam2